REUNI BUS KLASIK : Berkumpul, Mengenang dan Bersenang-senang

REUNI BUS KLASIK Berkumpul, Mengenang dan Bersenang-senang "Dalam cat...

Manunggal Ing Jiwo

Manunggal Ing Jiwo Seorang pelaku dunia usaha transportasi bus pernah ...

Satu Trip Dua SR-1 Terlampaui (Bagian 1)

Satu Trip Dua SR-1 Terlampaui (Bagian 1) Tak lebih dari satu jam menunggu,...

  • REUNI BUS KLASIK : Berkumpul, Mengenang dan Bersenang-senang

    Monday, 04 April 2011 16:54
  • Manunggal Ing Jiwo

    Friday, 15 April 2011 01:16
  • Satu Trip Dua SR-1 Terlampaui (Bagian 1)

    Sunday, 08 May 2011 08:11

Denpasar - Jakarta Bersama Safari Dharma Raya

Tony Supriyanto

 

 
 Liputan oleh Tony Supriyanto untuk JakBuS.com
 

OBLTouring kali ini bisa dibilang touring dadakan, alias tidak direncanakan. Berawal dari undangan rapat keuangan di kantor saya, berangkatlah saya ke Kuta Bali hari Kamis tanggal 30 April yang lalu. Sengaja saya tidak pesan ticket pesawat untuk pulang ke Jakarta, karena saya ingin menjajal jalur Denpasar – Jakarta yang memang belum pernah saya rasakan.

Singkat cerita saya bertolak kembali ke Jakarta pada hari sabtu tanggal 02 Mei 2008. Setelah sebelumnya saya pesan ticket di PERAMA Tour Legian Kuta berkat informasi dari kantor pusat OBL Denpasar. Terjadwal bis berangkat dari terminal Ubung jam 15.00 WITA.

 

Agak khawatir tertinggal karena jam 13.00 WITA saya masih berada di Kuta, untung saja ada bli Ketut ( driver Purnayasa ) yang kebetulan sedang mengantar rombongan kami jalan-jalan mau mengantar saya dan teman saya ke daerah yang lebih dekat ke Ubung. Jam 14.30 WITA saya tiba di Ubung dan terlihat beberapa bis OBL tujuan Jakarta dan bis – bis lainnya telah parkir. Selesai menukarkan tanda terima ticket akhirnya menuju bis OBL tujuan Jakarta yang telah siap, ternyata saya dapet bis B 7168 BK yang diawaki oleh Pa Berry, Pa Rohman dan Pa Budy.

15.15 WITA. Berangkat dari terminal Ubung menuju Gilimanuk, dengan driver Pa Berry menyusuri kota Denpasar. Jalanan cukup lengang dengan cuaca yang cerah. Terlihat beberapa bis tujuan barat seperti Restu Mulya, Kramat Djati, Pahala Kencana dan tentunya OBL tujuan Yogya – Solo. Melintasi daerah Negara dengan mengekor dibelakang OBL tujuan Yogya. Si BK ini aga susah untuk mendahului karena kontur jalan yang kecil dan juga OBL yogya ini tidak memberi kesempatan BK untuk menyalip, akhirnya terjadi aksi tempel menempel terus. Sampai akhirnya BK berhenti entah di daerah mana, namun ada hal yang menarik buat saya disini bis OBL yang saya naiki  di beri air suci oleh pemuka adat setempat. Inilah salah satu bukti  tradisi di Bali masih di pegang teguh dengan terbukti  sepanjang perjalanan menuju Gilimanuk banyak sekali warga yang Vogel Sitzesedang melakukan upacara adat. Pemandangan dijalur ini cukup indah dengan view pantai nya yang menawan menjadi hiburan tersendiri buat saya apalagi duduk di kursi Vogel Sitze nya wuih…nyaman banget.

17.15 WITA. Memasuki daerah Gilimanuk, dan sempat berhenti di agen OBL Gilimanuk  untuk menaikkan penumpang dan beberapa paket barang. Setelah selesai akhirnya bis memasuki pelataran parkir pelabuhan untuk antri naik ke dalam kapal. Tidak membutuhkan waktu lama untuk naik ke kapal hanya butuh waktu 5 menit, dengan di depannya ada bis Sedya Mulya dan BK di belakang memasuki lambung kapal dengan hati-hati sembari disuguhkan Sunset khas Selat Bali. Penyebrangan untuk sampai ke Ketapang Banyuwangi membutuhkan waktu sekitar 1 jam. Dan semua penumpang dipersilahkan untuk turun dari bis dan menunggu di dalam kapal.

19.00 WIB. Tiba di Ketapang Banyuwangi dan berhenti di agen OBL Ketapang. Tanpa di duga dari arah belakang OBL Yogya  menyalip meninggalkan BK. 10 menit kemudian BK melanjukan perjalanan menuju kota Situ Bundo. Kondisi lalu lintas cukup sepi hanya ada beberapa truk ber plat DK tujuan P .Jawa. Satu persatu truk ini disalip BK tanpa kesulitan yang berarti. Sampai akhirnya BK menyusul OBL yogya. Lagi…terjadi tempel menempel. Jalur yang dilewati di Situ Bondo ini terbilang cukup sepi karena di kanan dan kiri masih terbentang hutan-hutan.Pa Berry mengemudikan dengan gayanya sendiri, selalu tak lupa klakson dan lampu Dim untuk isyarat menyalip kendaraan di depannya. Mesin 1525 ini seperti tak pernah kehabisan nafas  untuk merambah jalur yang naik dan turun selalu bertenaga, pergerakan body pun tidak terlalu limbung ketika menikung. Dengan perilaku mengemudi yang baik dan di bekali kualitas mesin yang mumpuni perjalanan di jalur situ bondo terasa mengasyikkan.Memasuki daerah perkotaan jalur yang dilalui terbilang cukup ramai namun lancar mengingat bertepatan dengan malam minggu sehingga banyak warga yang lalu lalang.

OBL20.30 WIB. Berhenti di RM Purimarta Situbondo untuk service makan yang pertama. Begitu sampai di RM disana telah ada OBL Yogya parkir terlebih dahulu. Menu makan malam yang disajikan dengan prasmanan sehingga penumpang bebas mengambil sesuai seleranya sendiri. Saya pun menyempatkan mengecash Hp yang memang disini disediakan fasilitas cash hp dengan gratis.30 menit kemudian melanjutkan perjalanan kembali. Dan driver pun berganti, kali ini Pa Rohman yang berada di balik kemudi BK. Tak beda dengan Pa Bery, Pak Rohman pun lihai dan cekatan dalam membawa BK. Satu persatu truk dan kendaraan lain terlewati. Sampai akhirnya memasuki daerah Paiton. Pemandangan Paiton di malam hari terlihat lebih indah ketimbang siang hari pasalnya banyak sekali lampu-lampu yang menghiasi instalasi di Paiton ini. Saya pun menyempatkan ngobrol dengan Pa Budy mengenai komunitas bus yang ada saat ini. Intinya mereka sangat senang dengan hadirnya para penggemar bus karena secara tidak langsung bisa menjadi semangat dan juga motivasi bagi profesi mereka.

02.30 WIB. Untuk jalur Probolinggo-Sidoarjo dan Surabaya saya tertidur dan terbangun sudah memasuki daerah Tuban. Untuk menghilangkan kantuk saya memasangkan MP4 saya sebagai teman perjalanan. Banyak sekali truk-truk yang mengarah ke barat  dan sesekali berpapasan dengan bis-bis wisata yang ke arah timur. Di daerah Tuban ini masih banyak jalan yang bergelombang sehingga membutuhkan kewaspadaan ekstra jika tidak ingin body bis berguncang seperti gempa bumi.

03.16 WIB. Memasuki daerah Bancar , Tuban. Driver kali ini berganti kembali. Pa Rohman menepikan si BK dan akhirnya Pa Bery kembali beraksi di belakang kemudi. Yang  menyulitkan adalah ketika mendahului truk gandeng maupun kontainer. Karena kondisi jalan yang bergelombang body belakang truk cenderung tidak stabil, nah Pa Bery sekuat tenaga mengatur posisi bis agar tidak “bersentuhan” dengan truk.

03.30 WIB. BK masuk perbatasan Jawa Tengah & Jawa Timur. Laju BK rata-rata 60-80 Km/jam. Di kota Rembang ketika menyalip sebuah truk tiba-tiba ada bis Jaya Utama dari arah berlawanan dan hampir saja dua bis ini “berciuman” namun Pa Bery berhasil menghindari salut buat Pa Bery.


04.30 WIB. Tiba di kota Pati.Jalur di kota Pati ini sudah dihiasi oleh lalu lalang orang yang hendak ke pasar maupun ke sawah. Sehingga laju bis tidak bisa di bejek lagi seperti  malamnya. Di Pati BK sempat menurunkan beberapa paket titipan yang di bawa dari Denpasar.

05.19 WIB. Memasuki kota Kudus, disini beberapa kali berpapasan dengan bis-bis bumel tujuan Surabaya.BK sengaja tidak mengambil jalur luar kota karena kondisi jalan yang kurang bagus. Di Kudus bertemu dengan bis Wisata dengan plat K body New Armada. Kembali perjalanan dihiasi aksi tempel-menempel dengan bis wisata.Bis wisata ini cukup tangguh  berkali-kali BK mencoba mendahului namun tidak berhasil.

05.50 WIB. Di depan ada gapura bertuliskan Selamat Datang di Kota Wali yang menandakan bahwa BK telah memasuki kota Demak. Di Demak BK mengisi solar dan dimanfaatkan beberapa penumpang untuk melepas penat dengan berjalan-jalan diluar bis.Jalur di Kota Demak ini ada beberapa dalam tahap perbaikan sehingga mengganggu kelancaran lal lintas.Saya pun turun tahta untuk duduk di tangga depan mencari target-target kamera saya.

07.00 WIB. BK berbelok ke kiri memasuki kota Semarang via GT Mukti Harjo. Lalu lintas di Tol cukup lengang berkat dukungan cuaca pagi yang cerah hamparan pegunungan pun terlihat di depan menghiasi perjalanan di Tol Semarang ini.25 menit kemudian  keluar di GT Manyaran, menyusuri jalan di kota Semarang menuju Kendal.Kondisi lalu lintas sudah mulai ramai dengan banyaknya angkutan perkortaan.Sempat tersendat di daerah Karpyak yang ternyata terjadi insiden kecelakaan antara truck vs motor. Perjalanan menuju Kendal diwarnai dengan kemacetan pasalnya ada beberapa ruas jalan yang sedang diperbaiki, yang mengharuskan kendaraan dua arah memakai satu jalur.Disaat mengantri beberapa kali berpapasan dengan bis Lorena, Rosalia Indah, Handoyo dan beberapa bis AKDP lainnya yang mengarah ke timur.

08.15 WIB. Sampai di RM Sendang Wungu. Cuaca terbilang sangat cerah setelah selesai urusan makan langsung saya ambil sesi pemotretan begitu juga photo bareng dengan crew.

08.45 WIB. Perjalanan dilanjutkan dengan driver berganti kembali , kali ini Pa Rohman yang mengawaki.Hanya beberapa bis AKDP yang menermani di jalur ini dan juga sebuah alunan musik barat yang sengaja diputar untuk menghibur perjalanan di pagi ini. Saya pun mengambil posisi duduk di kursi CC disamping Pa Budy

09.45 WIB. Berhenti di agen OBL Batang untuk cek control crew maupun penumpang.10 menit kemudian perjalanan dilanjutkan. Kali ini yang menemani adalah bis Kramat Djati yang sama-sama mengarah ke barat.KD ini pun sulit untuk dilalui karena sama-sama dalam kecepatan yang tinggi.BK dan KD pun terlibat aksi tempel menempel dan beberapa iring-iringan dengan sukses dilalui oleh kedua bis ini. Sampai akhirnya KD menepi untuk ambil penumpang.

10.00 WIB. Memasuki kota Pekalongan.di  kota pekalongan sempat tersendat dengan aktifitas warga yang lalu lalang

10.30 WIB. Masuk kota Pemalang. Jalan di kota ini sudah terbilang cukup bagus buktinya BK bisa konstan dalam kecepatan 80-90 Km/jam, di Pemalang BK menyempatkan untuk semprot filter udara demi memaksimalkan tenaga mesin. Di pemalang juga bertemu dengan OBL Mataram yang mengarah juga ke Jakarta.

11.40 WIB. Tiba di kota kota bawang Brebes. Disini beberapa kali berpapasan dengan bis-bis tujuan Semarang & Kudus.

12.21 WIB. Memasuki wilayah Jawa Barat tepatnya di kota Losari Cirebon.bis-bis tujuan Kudus pun makin banyak terlihat di kota Cirebon ini.

12.50 WIB. Tiba di Tol Kanci cirebon.bis masih diawaki oleh Pa Rohman, sampai di GT Plumbon Pa bery kembali yang memegang kemudi.keluar Tol menuju pamanukan kondisi lalu lintas lancar walau kadang tersendat karena masih adanya perbaikan jalan.Sangat disayangkan ketika melintas di kota ini perilaku pengendara sepeda motor cenderung membahayakan kendaraan lain dan juga dirinya sendiri. Beberapa kali BK selalu membunyikan klaksonnya untuk memberi isyarat menepi namun tidak di gubris.Di jalur ini banyak sekali sungai yang dilintasi, setiap melewati jembatan Pa Budy selalu membuang beberapa uang logam ke jalan, saya jadi teringat dulu banyak sekali pengemudi yang melakukan hal itu  jika melewati jembatan.Tanpa terasa karena lancarnya perjalanan dan juga keasyikan ngobrol dengan Pa Budy tau-tau sudah memasuki kota Indramayu.

14.45 WIB. Akhirnya tiba service makan ke 3 di RM Taman Sari Pamanukan. Tidak begitu banyak bis yang parkir mungkin karena masih siang hari. Hanya beberapa bis Purwowidodo yang sudah memasuki pelataran parkir Taman Sari.

15.15 WIB. Perjalanan kembali dilanjutkan menuju Jakarta. Belum lama berjalan sudah dihadang kemacetan, apalagi jika bukan karena perbaikan jalan. Sudah mulai terlihat bis-bis malam tujuan Jawa Tengah & Jawa Timur  yang juga sama-sama terjebak macet di daerah ini.

16.15 WIB. Masuk GT Cikampek, kondisi lalu lintas ramai lancar walau banyak dihiasi kendaraan pribadi dari arah Bandung dan sekitarnya. Ruas Tol Cikampek yang dulu diperbaiki kini hampir seluruhnya selesai, sehingga tidak menimbulkan kemacetan yang berarti.


17.30 WIB. Keluar melalui GT Tol Rawa Mangun dan selanjutnya menuju terminal Rw Mangun.

17.50 WIB. Tiba di Rw Mangun dengan selamat tanpa kurang apapun, selain kenangan 27 jam bersama BK.

Tak lupa ucapan syukur & terima kasih saya sampaikan  kepada :
  • Allah SWT.
  • Pande  atas informasinya.
  • Biro Keuangan Depperin atas undangannya
  • STMI Jakarta atas kelancaraannya.
  • Mba Cici OBL   atas informasinya.
  • OBL Denpasar.
  • PERAMA Tour Legian, Kute.
  • Pa Bery ( Crew OBL).
  • Pa Rohman ( Crew OBL ).
  • P a Budy ( Crew OBL ).
  • Sdr. Silih.
  • Rekan-rekan Depperin.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Online Status
Polls
Apa yang menarik dari LEGACY produk terbaru dari karoseri Laksana